Showing posts with label TIPS MENULIS. Show all posts
Showing posts with label TIPS MENULIS. Show all posts

Saturday, 11 April 2020

Lebih Pintar Cara Berguru Efektif Untuk Meningkatkan Kompetensi / Kemampuan Menulis Yang Sempurna Melalui Blog / Website Pribadi

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam pencapaian kompetensi dalam bidang apapun, kebiasaan ataupun latihan yang terus-menerus menjadi kuncinya. Seperti halnya kata bijak, “bisa alasannya ialah terbiasa”, “sempurna alasannya ialah berlatih”, “belajar satu menit untuk menjadi tahu, dan mencar ilmu selamanya untuk menjadi ahli”.

Dari beberapa kalimat bijak yang memotivasi tersebut memang sangat benar adanya. Sebagai salah satu misalnya ialah dikala seorang anak kecil yang gres mulai mencar ilmu mengendarai sepeda yang seringkali jatuh dan terluka berkali-kali, hingga pada jadinya ia pun benar-benar bisa.

Dan sehabis ia bisa maka sistem kerja yang membentuk kompetensi anak dalam hal mengendarai sepeda tersebut suatu dikala niscaya sampailah pada level “automatically without thinking” atau tak lagi memerlukan proses berfikir yang terlalu berat dalam melaksanakan sesuatu menyerupai halnya gerak reflek yang terjadi secara tiba-tiba, konstan, dan tentunya tepat, alasannya ialah  kebiasaan pada titik tertentu itulah yang akan memilih kemampuan seseorang.

Begitu juga dalam kemampuan menulis, di jaman di mana teknologi info dan komunikasi telah pesat ini, interaksi antara insan pun semakin didominasi memakai kemudahan TIK termutakhir. Dan berdasarkan saya, blog / website langsung akan sanggup menjadi sarana paling efektif dibandingkan dengan menulis di Medsos. Dikarenakan di media umum hanya beberapa sobat saja yang bisa membaca goresan pena kita, akan tetapi jikalau di blog / website pribadi, pembacanya bisa dikatakan tak terbatas tergantung meningkatkan secara optimal blog tentunya. Jika pun bisa memakai blog sekaligus media umum tentu akan semakin baik lagi feedback-nya.

Akan tetapi, dengan adanya blog / website langsung pun, pengelolaan, langkah dan tindakan bijak dalam pemanfaatannya pun harus benar-benar telah direncanakan dengan baik supaya blog mempunyai arah yang terang dan positif juga bagi pembaca sekaligus kita sebagai admin.

Sehubungan dengan hali ini, saya akan mengembangkan sedikit cerita langsung saya di mana pada beberapa tahun yang lalu, menulis merupakan sesuatu yang kurang saya sukai, walaupun membaca telah menjadi hobi sedari dulunya.

Alhamdulillah, mulai sekitar selesai tahun 2013 melalui blog ini, mencoba berkarya sambil mencar ilmu atau bisa juga mencar ilmu sambil berkarya. Ternyata dengan mempunyai blog kita dituntut untuk menghadirkan goresan pena yang benar, susunan dan tata bahasa yang terstruktur dan sistematis, dan pastinya yang paling penting ialah menulis dengan benar melalui rangkaian abjad demi hurufnya pada keyboard komputer yang digunakan.

Dengan blog yang pembacanya tak terbatas ini, tentu sangat memaksa seorang blogger untuk terus menghadirkan konten-konten yang layak dipublikasikan sekaligus dikonsumsi oleh seluruh pengunjungnya dengan syarat utama goresan pena lezat dibaca, jelas, dan minim kesalahan ejaan, supaya kesalahpahaman sanggup diminimalisir, syukur jikalau bisa sempurna.

Namun kemampuan menulis yang baik hanya didapat bagi orang yang mau menulis karya yang original / karya orisinil tentunya. Karena dengan menulis secara mandiri, secara sedikit demi sedikit dan terus-menerus dipastikan seseorang akan banyak menemukan kekurangan yang ada pada dirinya, sehingga pembelajaran dan perbaikan pun akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan terus menulis, menulis, dan menulis dikala ada waktu luang sesuai dengan pengalaman pada suatu bidang yang benar-benar telah dikuasai.

Untuk menciptakan blog pun sekarang sangat gampang caranya, telah banyak panduan yang telah dishare oleh master blogger senior lainnya secara tuntas. Yang terpenting ialah adanya kemauan untuk selalu belajar, insya Allah jalan pun akan selalu ada. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Monday, 2 December 2019

Lebih Terpelajar Faktor Penyebab Malas Ngeblog Dan Solusinya / Tips Mengatasinya

Sahabat Blogger di manapun Anda berada... Tulisan ini saya dedikasikan khusus bagi teman-teman Blogger yang lagi turun semangat untuk mengelola blognya. Ceritanya begini... Semangat itu menyerupai api, kadang kena angin gampang pula matinya, beda dengan api yang didorong dengan tekanan yang besar lengan berkuasa menyerupai halnya api pada alat las listrik maka ada angin pun ia tak gampang mati. Mungkin menyerupai itu pulalah yang terjadi pada seorang blogger yang kadang semangat alasannya ialah dorongannya lagi menguat dan juga malas alasannya ialah dorongannya lagi melemah... Hehehe... itulah kira-kira.

Secara umum, menurut pengalaman langsung saya, dan tentunya sesudah melewati analisis dalam beberapa puluh menit, berikut saya uraikan apa saja yang menciptakan ngeblog malas atau semangat tapi semakin menurun saja yang lengkap beserta solusinya :

1.   Waktu dan kesempatan khusus untuk ngeblog yang tidak tersedia.

Wajar saja jikalau penulis mahir memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk melahirkan karya tulis yang berkualitas. Sama halnya dengan ngeblog, untuk mempublikasikan postingan yang berkualitas tentu memerlukan waktu dan kesempatan yang tidak mengecewakan usang sanggup 1 jam, 2 jam, 3 jam atau bahkan berhari-hari gres siap dipublikasikan di blognya.

Solusinya :

Alokasikan waktu khusus untuk mengelola blog Anda. Atur jadwal khusus untuk melaksanakan acara menulis, editing, blogging dan pastikan keseimbangan antara kerja di luar rumah, lembur di rumah, waktu untuk keluarga, dan ngeblog ini seimbang biar tidak ada ketimpangan jadwal lagi yang ujungnya polanya akan kembali ke pokok permasalahan di atas.

2.   Ada larangan dari pasangan hidup atau keluarga.

Kurangnya santunan dari keluarga tidak berarti melarang akan tetapi kadang juga nyeletuk, di depan laptop terus, kerja sana... Hahaaa itulah kira-kira.... Kalau saya alami dulu dalam suatu ketika isteri saya memang jengkel alasannya ialah ketika itu selain banyak pekerjaan saya di depan laptop mulai dari pekerjaan sekolah, sesudah itu bukannya istirahat malah buka laptop lagi tulis postingan dan publish. Wajar memang, mungkin ketika itu saya berlebihan kurang sanggup mengatur waktu untuk keluarga, pekerjaan, dan hobi. Dan yang paling menjengkelkan sang isteri, alasannya ialah kalau berinternet maka akan memperbesar pengeluaran yakni biaya sewa di Warnet maupun beli paket internet dari Handphone.

Selama 3 tahun saya polanya hampir sama menyerupai itu, internetan di warnet atau dari handphone jadul saya waktu itu. Setelah mempunyai komputer PC sekitar tahun 2011 gres deh mulai online di rumah tanpa sewa di warnet lagi, dan di sinilah persoalan timbul alasannya ialah khan pada tahun itu saya sudah mempunyai anak satu dan isteri satu... Heheheee... Tantangan dari hari ke hari semakin besar lengan berkuasa saja.

Solusinya :

a.   Kurangi acara online yang sekiranya terlalu menghabiskan banyak uang untuk beli paket internet, pilih jam khusus waktu tengah malam atau dini hari untuk membeli paket khusus malam yang di beberapa operator seluler menyediakan paket khusus malam ini untuk meminimalisir biaya kanal internet Anda.
b.   Jelaskan laba dari acara ngebloging Anda dengan pihak keluarga dan komunikasikan dengan baik wacana tujuan Anda, capaian selama ini, dan dengarkan instruksi mereka dengan bijak.

3.   Merasa tidak ada untungnya dan tidak mensugesti hidup

Jika kita merasa ngeblog ini tak ada untungnya, tentu malas juga akan menyertainya. Karena intinya semangat timbul alasannya ialah adanya impian untuk mendapat kemajuan atau laba hidup, entah dalam bidang ekonomi maupun sosial.

Solusinya :

Ternyata laba ngeblog bukan hanya uang semata, kebahagiaan menyebarkan informasi, tambahnya jaringan silaturahmi, dan ngeblog juga sanggup meningkatkan dapat dipercaya blogger-nya juga sehingga akan semakin mendatangkan rejeki melalui kepercayaan dari beberapa pihak untuk bekerja sama dengan kita, menyerupai kepercayaan dalam menciptakan blog pihak lain, periklanan, dipercaya menjadi kontributor, dan kepercayaan lainnya.

4.   Sarana dan prasarana kurang mendukung.

Untuk poin ini, agak repot juga mengatasinya, alasannya ialah kurang adanya sarana dan prasarana yang mendukung dalam acara online, tentu ngeblog jadi malas, punya laptop tapi jaringan internet tidak tersedia di tempat tinggal Anda, tentu ini sanggup mensugesti semangat ngeblog bukan? Walaupun terkadang memang saking semangatnya dibela-belain numpang di rumah saudara maupun sahabat yang tinggal di kawasan yang ada jaringan internetnya untuk mengupdate blognya.

Penampakan saya ketika bekerja di depan laptop

Solusinya :

Tak ada akar rotan pun jadi, itulah kira-kira pepatah yang sempurna untuk mengatasi persoalan kurangnya mendukungnya sarana dan prasarana untuk blogging. Saya tidak sebutkan dongeng konkret blogger lain. Namun di sini saya akan coba uraikan pengalaman saya sendiri, semoga ini akan memotivasi Rekan-rekan blogger yang lagi down spiritnya... Aamiin...

Jika saya sendiri hobi blog jauh sebelum saya jadi guru, tepatnya di awal tahun 2008 dulu, tempat tinggal saya tak ada yang namanya warnet, jadi setiap pergi ke kota saya mampir warnet kemudian ngeblog. Buat goresan pena di selembar kertas terlebih dahulu di rumah, sesudah konsep siap, salin dengan ketik ulang di komputer yang tersedia di warnet, gres publish. Setelah saya mempunyai komputer PC di tahun 2011 dan mulai mempunyai laptop di tahun 2012 gres deh mulai full ngeblog tanpa mengunjungi Warnet lagi.

Oleh alasannya ialah itu, bagi Rekan-rekan saya yang mempunyai hobi ngeblog namun sarana kurang mendukung, silahkan lakukan sebisa mungkin, menyerupai tulis dulu konsepnya di rumah, siapkan gambar, video, maupun file lain yang akan diunggah di internet. Setelah siap gres pergi ke tempat yang ada jaringan internetnya untuk menguploadnya.

Setelah masalah-masalah di atas terselesaikan nantinya, maka Anda akan rasakan menyerupai ada yang kurang saja jikalau dalam sehari tidak publish goresan pena di blog. Tentu ini berbeda dengan yang saya rasakan, sedikit Curhat gak apa-apalah... J Saya kini selain banyak kiprah pekerjaan juga ada kiprah pemanis di rumah seiring dengan bertambahnya anak saya yang kini ini berjumlah 2 (dua) anak, dan alhamdulillah putri dan putra, rasanya lengkap sudah. Hubungan dengan ngeblog bagaimana, tentu terkadang terbesit impian bahwasannya anak saya kelak juga mempunyai hobi ngeblog menyerupai saya alasannya ialah dengan hobi blog otomatis akan menciptakan mereka selalu ingin tahu dan sesudah keingintahuannya muncul, kemudian mereka akan lebih rajin membaca blog lain yang bagus-bagus, justru mereka akan semakin terpacu.

Dan tantangan saya ketika ini, alasannya ialah adanya kerepotan tanggapan banyaknya kiprah pekerjaan baik di luar rumah maupun di rumah mempersempit kesempatan saya untuk ngeblog. Pada dasarnya ini tidaklah menjadi penghalang dalam mengelola blog, dan saya tentunya harus memanajemen ulang untuk mengalokasikan waktu yang lebih berkualitas. Dan dari pokok pikiran inilah, saya menulis wacana cara / solusi mengatasi semangat ngeblog yang semakin menurun kali ini.

Namun kembali lagi, ketika motivasi berbagi, motivasi untuk meningkatkan dapat dipercaya blog biar semakin bermanfaat baik bagi diri maupun orang lainnya, insya Allah semangat pun akan kembali tumbuh. Selamat menebar kebaikan Sobat, jadilah blogger sejati dan baik hati, semoga kita mendapat kebaikan dunia dan alam abadi dari setiap acara blogging maupun acara online kita lainnya. Aamiin.. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Blogger...!