Showing posts with label Tips dan Cara. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Cara. Show all posts

Tuesday, 17 September 2019

Pasti Dapat 7 Tips Sukses Menjadi Guru Pl

7 Tips sukses bagi guru pl – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas. Mahasiswa diturunkan ke sekolah/madrasah untuk menerapkan ilmu yang didapat sekaligus mencari pengalaman gres di sekolah.

 merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas PASTI BISA 7 Tips Sukses Menjadi Guru PL
Ilustrasi sukses mengajar guru PL (pixabay.com)

Pengalaman yang didapat selama menjalani PPL akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menjadi guru yang bahu-membahu kelak di kemudian hari..

PPL terwujud dalam bentuk kegiatan mengajar di sekolah. Mahasiswa menerima bimbingan pribadi dalam melakukan aktivitas PPL tersebut. Jika di Universitas dibimbing oleh Dosen Pembimbing maka di sekolah akan dibimbing oleh seorang guru yang mengampu mata pelajaran, yang dikenal dengan guru pamong.

Bagaimana upaya untuk menjadi seorang guru PL yang sukses? Nah, berikut ini disajikan beberapa poin penting dan uraiannya dalam bentuk Tips menjadi guru PL yang sukses.

1.Pelajari situasi dan kondisi sekolah

Sebelum turun mengajar di sekolah, guru PL  perlu mempelajari bagaimana situasi dan kondisi sekolah melalui survey awal. Hal ini berkaitan dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, penerima didik dan lingkungan fisik sekolah.

2.Siapkan perangkat pembelajaran

Siapkan segala perangkat pembelajaran yang dibutuhkan untuk mengajar, menyerupai aktivitas tahunan, aktivitas semester, silabus pelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lain sebagainya.
Untuk keperluan ini, guru PL sanggup berkonsultasi dengan guru pamong ihwal model perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah. Bagi yang sudah menciptakan perangkat mengajar ini sanggup menyesuaikannya dengan perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah tersebut.

3.Menguasai bahan yang akan diajarkan

Kuasai bahan pelajaran dengan baik. Menguasai bahan pelajaran bukan hanya sekadar menghafal bahan pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Kuasai bahan pelajaran maksudnya memahami segala konsep, fakta, fenomena yang terdapat dalam bahan pelajaran.

Menguasai bahan yang akan diajarkan kepada siswa termasuk kunci penting dalam kesuksesan mengajar di ruang kelas.

4.Pelajari cara dan gaya mengajar

Cara dan gaya mengajar seseorang akan berbeda. Oleh alasannya yakni itu sebagai guru PL tak perlu ragu dengan cara dan gaya mengajar yang sudah dimiliki. Cara dan gaya mengajar ini akan memilih keberhasilan guru PL dalam menguasai kelas.

5.Menguasai kelas

Pekerjaan terberat bagi seorang guru di ruang kelas yakni menguasai kelas dengan baik. Tidak hanya guru PL yang mengalami kesulitan dalam mengelola kelas, guru yang sudah senior sekalipun tak luput dari permasalahan ini.

Sebuah kelas diiisi oleh murid yang heterogen dengan abjad dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh alasannya yakni itu yang perlu dilakukan yakni menyesuaikan taktik dan metode mengajar dengan abjad dan kemampuan penerima didik.

6.Beraudiensi dengan siswa maupun guru

Hal ini sanggup dilakukan di luar jam mengajar. Seringlah beraudiensi dengan siswa dikala jam istirahat maupun dikala berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler. Yang terakhir ini paling efektif untuk memahami abjad dan kemampuan siswa.

Audiensi dengan siswa akan mendekatkan diri siswa dengan guru PL sehingga siswa sanggup memahami guru PL dan mengikuti pelajaran dengan baik.

Audiensi dengan guru di sekolah berkhasiat untuk saling menyebarkan ihwal pengalaman mengajar. Tidak hanya dengan guru pamong melainkan semua guru yang ada di sekolah.

7.Ingatlah, mengajar itu menyenangkan!

Mengajar murid yang mungkin usianya tak jauh terpaut dengan guru PL akan menemukan hambatan dan kendala. Bila guru PL sudah menerapkan poin-poin di atas, insyaallah mengajar itu menjadi pekerjaaan yang menyenangkan.
Bukan mustahil, guru PL ingin mengajar selama-lamanya di kawasan PL. Begitu menyenangkan menjadi seorang guru meskiiipun penuh dengan tantangan dan hambatan dalam mengajar.

Saturday, 14 September 2019

Pasti Dapat Tips Ringan Dalam Mengelola Kelas Buat Guru Pl

Tips ringan dalam mengelola kelas buat guru pl – Beberapa jam sebelum artikel ini diturunkan, penulis telah melakukan kerja sama pembelajaran dengan guru PL (Praktek Lapangan) di sekolah. Kolaborasi ini melibatkan penulis (guru IPA) dengan kolaborator (guru PL) mata pelajaran Matematika, Anita Marlina dan Fitri Turyani.

Tips ringan dalam mengelola kelas buat guru pl PASTI BISA Tips Ringan dalam Mengelola Kelas Buat Guru PL
Kolaborasi dalam aspek pengelolaan kelas dengan guru PL (Fitri T/matrapendidikan.com)

Guru PL dalam kerja sama pembelajaran ini bertindak sebagai supervisor kecil-kecilan. Maksudnya, guru PL mengamati dan menilai bagaimana  penulis mengajar di ruang kelas. Pengamatan ditujukan terutama pada pengelolaan kelas ketika pembelajaran berlangsung.

Kolaborasi dengan guru mata pelajaran lain atau yang serumpun sangat bermanfaat bagi guru PL. Dengan kerja sama ini guru PL sanggup menimba dan memperkaya ilmu pengetahuan serta wawasan dalam mengelola kelas ketika mengajar..

Proses kerja sama antara penulis dan guru PL berlangsung alamiah. Artinya berlangsung apa adanya tanpa rekayasa. Para guru PL mau mengadakan supervisi dan penulis tidak keberatan untuk mendapatkan kehadiran para guru PL tersebut.

#Bukan perkara mudah

Mengelola kelas, bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebuah kelas diisi oleh sekian murid dengan aksara dan kemampuan yang berbeda. Dinamika pembelajaran di ruang kelas, benar-benar menuntut taktik dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi murid di kelas bersangkutan.

Barangkali, belum ada guru yang benar-benar sanggup menguasai kelas dengan baik mengingat dinamika sosial siswa kekinian. Namun demikian upaya ke arah itu masih terus dipersiapkan dengan segala taktik dan metode..

Menyiapkan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang aplikabel yakni langkah yang cukup penting.
Boleh jadi apa yang diperlukan guru tidak sesuai dengan kenyataan. RPP yang disusun sedemikian rupa akan tetap menjadi benda mati belaka. Tidak berpotensi apapun dalam proses pembelajaran, apalagi mengubah intelektual, perilaku dan tingkah laris serta psikomotorik siswa.

RPP menjadi persiapan teknis bagi guru dalam menjalankan acara mengajar di ruang kelas. Persiapan teknis dalam bentuk tertulis ini akan memandu segala bentuk acara mengajar dan belajar.

RPP yang aplikabel diperlukan akan sanggup memberi ‘ruh’ kepada pembelajaran.

Selain dari persiapan tertulis, corak pembelajaran yang dijalankan guru juga akan memilih pengelolaan kelas dalam pembelajaran.

#Tips mengelola kelas

Untuk mengelola kelas dan memberi makna kepada RPP yang telah dirancang oleh guru PL, berikut disajikan tips ringan buat guru PL

1.Kondisikan semua siswa dengan baik
Kondisikan semua siswa dengan baik secara fisik maupun psikis, termasuk siswa yang terlambat masuk ke dalam kelas. Sebelum siswa benar-benar siap jangan memulai mengajar.

Kalau ada murid yang terlambat, berhenti sejenak mengajar. Perhatikan siswa yang terlambat. Ajak untuk mengikuti pelajaran dengan baik. Kalau tidak, boleh jadi siswa yang terlambat ini berpotensi untuk mengganggu proses pembelajaran dan menyulitkan pengelolaan kelas.

2.Serius tapi santai
Mulailah mengajar dengan serius. Bila sudah berhasil menggiring siswa dalam suasana demikian, atur irama pembelajaran menjadi santai kemudian serius lagi, dan begitu seterusnya.

Kalau serius melulu siswa akan ngantuk atau bosan mengikuti pelajaran. Makanya perlu juga pembelajaran diselingi dengan homor dan intermezo sebagai penyegaran bagi siswa.

3.Posisi bangkit ketika mengajar
Ketika mengajar, guru perlu mengatur posisi berdiri. Ini bertujuan untuk mengendalikan siswa keseluruhan. Jangan itu ke itu saja siswa yang menjadi sentra perhatian guru.

Selain itu guru jangan terlalu sering membelakangi siswa alasannya menulis di papan tulis. Sebaliknya guru guru menulis dengan posisi menyamping sehingga siswa sanggup terpantau.
Itu saja tips mengelola kelas buat guru PL. Semoga sukses dalam mengelola kelas. Dan kalau ditemui hambatan tentu sanggup berkolaborasi dengan semua guru di sekolah kawasan prakek mengajar.

Tuesday, 6 August 2019

Pasti Dapat Menjadi Eksklusif Prestatif, Anak Muda Perlu Baca Kiat Ini!

Menjadi eksklusif prestatif, anak muda perlu baca kiat ini! - Siapa sih di dunia ini yang nggak mau jadi orang yang berprestasi? Menjadi eksklusif yang berprestasi merupakan harapan setiap orang. Kenapa tidak? Dengan prestasi yang diraih, kita bisa membahagiakan kedua orang tua. Dengan prestasi juga, bisa mengharumkan nama negeri.

dunia ini yang nggak mau jadi orang yang berprestasi PASTI BISA Menjadi Pribadi Prestatif, Anak Muda Perlu Baca Kiat Ini!
Ilustrasi menjadi eksklusif prestatif (pexels.com)

Bahkan dengan prestasi, kita bisa dikenal dan diperhatikan oleh banyak orang. Dengan prestasi, kita bisa mengelilingi dunia. Dan, dengan prestasi, kita bisa menjadi ide dan rujukan bagi semua orang.

Lalu, terlepas dari semua itu, apakah kita hanya akan berdiam diri menunggu prestasi tersebut tiba dengan sendirinya? Apakah kita hanya akan membiarkan harapan tersebut berlalu dimakan oleh waktu?

Tentu saja tidak! Atau, mungkin ada beberapa di antara kita yang tidak yakin akan kemapuan dirinya. Atau, ada juga yang merasa bahwa dirinya banyak mempunyai kelemahan dan keterbatasan sehingga merasa bahwa harapan tersebut hanyalah omong kosong belaka yang tak akan pernah menjadi kenyataan.

Perlu kita ketahui, bahwa kelemahan dan keterbatasan merupakan peluang yang sangat jago untuk meraih keberhasilan!

Mungkin banyak yang protes dan galau ya dengan pernyataan tersebut, kok bisa sih keterbatasan malah bikin peluang prestasi makin besar? Nah, jawabannya terkait dengan penyikapan yang positif. Jika keterbatasan disikapi dengan positif, maka dampaknya akan sangat luar biasa.

Lalu bagaimana kiat untuk bisa menjadi anak muda yang penuh prestasi? Nah, berikut akan dijabarkan satu per satu :

1. Keberanian untuk mencoba hal yang jago dan baru

Kita banyak menjumpai bawah umur muda yang belum apa-apa sudah minder duluan. Saat ada peluang dan momentum untuk berbuat sesuatu yang hebat, ketika ada momentum untuk berprestasi, ketika ada peluang untuk tampil, mereka malah rame-rame angkat tangan, nyerah sebelum bertanding. Mereka nggak punya kepercayaan diri yang baik. Belum apa-apa udah nyerah duluan. Padahal nyoba aja belum, udah bilang nggak bisa.

Anak-anak muda yang masa mudanya dipenuhi oleh prestasi ialah mereka yang selalu punya ketertarikan untuk mencoba peluang jago yang hadir didepan mata. Ia selalu memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk melejitkan prestasinya. Ada lomba ini, ia ikut. Ada peluang tampil, ia ambil. Ada kesempatan berguru hal baru, ia semangat menyambutnya.

Nah, jikalau sudah ada keberanian untuk mencoba hal-hal gres yang kita temui, biasanya akan muncul dan hadir momentum yang bakal melejitkan prestasinya.

2.Jangan gengsi mengerjakan hal yang baik

Aneh memang, berprestasi kok gengsi? Ada banyak banget anak muda yang gengsinya justru hadir pada hal-hal yang tidak tepat. Ada seorang mahasiswa yang disela-sela kuliahnya ia berjualan kopi keliling kampus. Lihat mahasiswa kayak gini bagaimana respons teman-temannya? 

Kebanyakan merasa kasihan. Kebanyakan mahasiswa lain justru gengsi ngerjain hal kayak gini. Padahal mahasiswa penjual kopi ini justru yang keren. Ia bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Sambil kuliah, ia berguru bisnis, berguru percaya diri, berguru ngilangin rasa aib yang nggak beralasan, berguru bekerja keras, dan berguru hidup mandiri. 

Hebatnya, penjual kopi ini benar-benar bisa membagi waktunya dengan hebat. Usahanya jalan, kuliahnya juga jalan. Dapet duit tambahan, nilai kuliahnya pun cukup membanggakan.

3.Targetkan mimpi yang muluk

Jangan mau jadi anak muda rata-rata. Yang prestasinya rata-rata, nilainya rata-rata, kontribusinya rata-rata, di organisasi kiprahnya rata-rata, penampilannya rata-rata, dan kreativitasnya pun juga rata-rata. Intinya, jadi orang rata-rata itu nggak enak. Beneran. Jarang dikenal. Jarang diperhatikan. Jarang membanggakan. Nggak bisa jadi inspirasi, dan bahkan susah diteladani.

Jadilah orang yang berbeda. Kalau nggak bisa jadi orang yang lebih hebat, jadilah orang yang unik dengan keunikan yang cerdas. Bukannya tampil beda dengan tampilan fisik yang serba heboh dan tak mengatakan kehebatan karakter. Tetapi, tampilkan keunikan yang patut untuk diapresiasi.

4.Miliki rasa keingintahuan yang tinggi pada hal yang mendekatkan pada Impian kita

Ingin jadi insinyur hebat, jangan merasa cukup dengan materi dikelas. Tapi temukan hal yang lebih dilapangan. Pelajari buku yang melebihi apa yang diajarkan. Ingin jadi apapun, miliki keingintahuan yang lebih. Karena dengan itu kita bisa menikmati proses pembelajaran dengan lebih baik.

5.Cerdaslah dalam bergaul

Prinsipnya, bertemanlah dengan siapapun, tapi pilih-pilihlah terhadap sahabat pergaulan. Intensnya pertemuan dan komunikasi bisa sangat memengaruhi huruf dan acara kita. 

Berkawanlah dengan orang-orang jago yang sangat cerdas mengatur waktunya, yang menjadi penyemangat kita untuk terus berprestasi, yang selalu jadi penasihat dikala kita salah, yang menjadi pendamping ketika persoalan menimpa, dan yang menjadi guru sekaligus mitra berguru yang baik.

Nah, begitulah ceritanya  5 kiat menjadi eksklusif prestatif. Kini tinggal praktiknya. (*Penulis : Fauzia)

Saturday, 3 August 2019

Pasti Dapat Yuk, Temukan Hal-Hal Yang Menciptakan Kau Rajin Tiba Dan Berguru Di Sekolah

Yuk, temukan hal-hal yang menciptakan kau rajin tiba dan mencar ilmu di sekolah – Masa sekolah yaitu masa-masa terindah dalam proses hidup dan kehidupan seseorang. Masa penuh nuansa warna-warni yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Hal ini didukung oleh kondisi siswa yang sedang berada pada masa remaja. Masa dimana seseorang mengalami gairah dan gejolak perasaan dan pikiran.

hal yang menciptakan kau rajin tiba dan mencar ilmu di sekolah PASTI BISA Yuk, Temukan Hal-hal yang Membuat Kamu Rajin Datang dan Belajar di Sekolah
Kegembiraan siswa saat berada di sekolah (pexels.com)

Namun tidak semua yang mengalami masa sekolah sebagai masa yang menyenangkan. Masa sekolah dirasa sebagai masa penuh hukum dan ujian. Masa yang mengekang dan mengungkung. Perilaku absen atau malas tiba dan mencar ilmu di sekolah menjadi salah satu indikasinya.

Kalau pun harus tiba ke sekolah hanyalah untuk menunaikan kewajiban terhadap orangtua yang mengeluarkan uang saku saban hari. Motif ini justru hanya akan memberatkan siswa untuk tiba dan mencar ilmu ke sekolah.

Untuk memotivasi biar siswa bersemangat tiba dan mencar ilmu di sekolah, siswa perlu membangkitkan motivasi dirinya sendiri.

Sesungguhnya banyak hal yang sanggup dijadikan motif bagi seorang siswa untuk rajin tiba dan mencar ilmu di sekolah. Coba ikuti uraian berikut ini!

1.Ruang belajar

Jangan anggap enteng suasana ruang belajar. Pengaruhnya besar terhadap seorang siswa untuk tiba dan mencar ilmu di sekolah. Ruang mencar ilmu yang higienis dan ditata rapi serta menyejukkan mata, akan menciptakan siswa kangen tiba dan mencar ilmu di sekolah.

2.Suasana belajar

Selain ruang mencar ilmu yang menyenangkan, suasana mencar ilmu yang menggairahkan akan menciptakan siswa selalu rindu untuk tiba dan mencar ilmu di sekolah. Ketika masih di rumah bayangkan oleh siswa jikalau dia akan tiba ke ruang mencar ilmu yang nyaman dan suasana mencar ilmu menggembirakan.

3.Lingkungan sekolah

Pernahkah siswa merenung saat tinggal beberapa bulan lagi siswa mencar ilmu di sekolah itu? Tak usang lagi siswa akan pergi meninggalkan sekolah dengan lingkungan yang asri. Kalau siswa merenung ibarat itu pasti siswa akan garang tiba dan mencar ilmu di sekolah.

4.Pergaulan sosial

Bagaimana pergaulan sosial di sekolah? Dengan sesama teman atau dengan guru? Pergaulan sosial yang sehat tentu akan menciptakan siswa termotivasi untuk setiap hari tiba dan mencar ilmu di sekolah.

5.Guru yang memesona dan humoris

Memang, abjad masing-masing guru berbeda satu sama lain. Namun dalam pikiran siswa, sayang dilewatkan atau tidak tiba ke sekolah alasannya yaitu akan mencar ilmu dengan guru yang memesona serta mempunyai sense of humour.(rasa humor).
Simak juga : Tips Agar Bersemangat Datang ke Sekolah
Tentunya, masih banyak hal lain yang mendorong siswa untuk rajin dan bersemangat tiba dan mencar ilmu di sekolah. Makanya, siswa perlu memotivasi dirinya sendiri, menemukan sesuatu yang positif, berimprovisasi sehingga siswa tidak malas tiba dan mencar ilmu di sekolah.